MERAWAT KEHILANGAN
Ketika kau terasa
kehilangan itu pahit
kau harus terus berjalan
meniti liku-liku hari
berteman atau sendiri
dengan girang atau sunyi
kau harus tetap melangkah
mengharung rona pancaroba
dengan tabah atau hiba.
Ketika kau terasa
kehilangan itu sakit
kau harus teguh meyakini
tiada yang abadi
sesingkat perjalanan ini.
Masa sedang merawat
seribu duka yang bersepah
di hamparan jiwa
masa sedang mengubat
sejuta luka yang menusuk
di dasar sukma.
SANI LA
BISE
Labuan
MENOLEH MASA
LALU
Pada episod kembara
kita lewati denai usia
setapak demi setapak
tanpa sempat menoleh
kerana perjalanan ini jauh
kita melangkah ghairah
meninggalkan jejak
membisu dan lenyap
dihembus waktu.
Sesudah lembayung menyapa
di ufuk senja
kita pun menoleh dan tersedar
mahalnya pedoman
untuk kembali ke pangkal
jejak tapaknya telah lenyap
dimamah alamiah.
Masa lalu itu terlalu jauh
untuk diundur selangkah
mengatur jejak sumbang
di sepanjang likuan
perjalanan lalu.
SANI LA
BISE
Labuan
AIR MATA DI NEGERI KALBU
Di negeri
ini
air mata
telah lama tumpah
membanjiri
ceruk kota
dan pelosok
desa
melimpahi
kolam hati
tiap-tiap
warga.
Bukan
sebulan
atau dua
bulan
malah
bertahun-tahun
air mata
itu tidak kering
sehingga
kemarau melanda
tanah-tanih
merekah
tiada
setitik air mata lagi
terbiar
jatuh
di
jelapang nasib.
Barangkali
warganya
telah lama
redha
pada tinta
tertulis
di dinding
takdir
sebelum
musibah itu
bertandang
duga
di negeri
kalbu.
SANI LA BISE
Labuan